Cara Mengatasi Iritasi Vagina Akibat Penggunaan Pembalut

Hai Ladies, kali ini Warna Wanita akan membahas cara mengatasi iritasi vagina akibat penggunaan pembalut. Pembalut wanita adalah sebuah perangkat yang digunakan oleh wanita saat menstruasi, ini berfungsi untuk menyerap darah dari vagina supaya tidak meleleh ke mana – mana. Selain saat menstruasi, perangkat ini juga digunakan setelah pembedahan vagina, setelah melahirkan, sesudah aborsi, maupun situasi lainnya yang membutuhkan pembalut ini untuk menyerap setiap cairan yang berupa pendarahan pada vagina. Iritasi pembalut pada vagina bisa anda atasi dengan menggunakan krim tertentu atau menggunakan cara sederhana seperti kompres hangat dan dingin. Jangan anda gunakan sabun untuk membersihkan area vagina karena akan membuat iritasi anda makin parah. Iritasi pembalut itu sendiri bisa memicu gatal dan perih pada vagina dan area sekitarnya. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan vagina mengalami iritasi ketika menggunakan pembalut ialah alergi pembalut, area vagina lembap, jarang mengganti pembalut, terdapat parfum pada pembalut. Yuk simak, cara mengatasi iritasi vagina akibat penggunaan pembalut:

  1. Gunakan salep antiseptik. Anda bisa mengatasi iritasi pada pembalut dengan cara mengoleskan salep antiseptik di area sekitar vagina. Ulangilah penggunaan setiap anda mengganti pembalut. Tetapi yang perlu anda ingat ialah pastikan anda benar – benar mengikuti instruksi yang tertera pada kemasan dengan baik dan jangan berlebihan saat menggunakannya. Jika setelah anda oles muncul reaksi yang tidak diinginkan seperti gatal segera anda hentikan penggunaannya.
  2. Kompres hangat. Kompres hangat berguna untuk membantu rasa gatal dan perih akibat iritasi pembalut. Selain itu, cara seperti ini juga akan membantu menghilangkan ruam kemerahan akibat kondisi ini. Gunakan handuk atau kain yang berbahan lembut untuk memgompres dan jangan gunakan air yang terlalu panas untuk mengompres.
  3. Kompres dingin. Kompres air dingin atau es dapat membantu anda untuk meredakan gatal atau nyeri. Ini adalah merupakan cara yang lebih aman dibanding anda menggaruknya karena akan membuat iritasi yang menjadi lebih parah.
  4. Rutin mengganti pembalut. Gantilah embalut anda selama 4 jam sekali. Pasalya jika adan jarang mengganti pembalut maka akan membuatnya menjadi sarang bakteri, membuat area vagina lembap dan akan meningkatkan risiko iritasi.
  5. Gunakan pakaian yang longgar. Penggunaan celana yang ketat saat menstruasi akan membuat gesekan antara kulit dan pembalut semakin keras. Area vagina juga akan lebih mudah berkeringat, sehingga akan lembap dan panas. Semua hal yang menyebabkan iritasi pembalut harus dihindari.
  6. Jaga area vagina tetap kering. Menjaga agar area vagina tetap kering saat anda sedang mengalami iritasi pembalut merupakan hal yang perlu dilakukan. Anda juga bisa menggunakan bedak bayi di area yang sering bergesekan dengan vagina. Anda bisa menaburkan bedak setiap kali anda mengganti pembalut.
  7. Jaga kebersihan vagina dengan baik. Saat anda menstruasi anda juga harus menjaga kebersihan vagina dengan rutin menyiramnya dengan air setiap anda selesai mengganti pembalut setiap 3 – 4 jam. Jangan lupa untuk mengeringkannya kembali.
  8. Jangan gunakan sabun di vagina. Penggunaan sabun ataupun produk pembersih vagina sebenarnya tidak dianjurkan untuk digunakan, termasuk saat anda sedang mengalami iritasi pembalut karena beberapa produk tersebut justru akan tambah mengiritasi kulit sensitif.

Itulah cara mengatasi iritasi vagina akibat penggunaan pembalut menurut Warna Wanita. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.